Perencanaan Pembangunan Kampung Tematik Terintegrasi di Kelurahan Bener, Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.37159/adarma.v13i1.110Keywords:
kampung tematik, branding kampung, partisipasi masyarakat, kelurahan bener, racana tepat jogjaAbstract
Kota Yogyakarta menghadapi tantangan perkotaan berupa keterbatasan lahan, kepadatan penduduk, serta penurunan kualitas lingkungan, sehingga diperlukan pendekatan pengembangan kawasan yang inovatif dan partisipatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan karakteristik lokal Kelurahan Bener, merumuskan tema atau branding kampung yang sesuai dengan identitas masyarakat, serta menyusun arahan pengembangan kampung tematik terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dan FGD (focus group discussions) dengan pemangku kepentingan, studi literatur, analisis kebijakan, serta analisis potensi dan masalah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kelurahan Bener memiliki potensi sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang kuat, seperti aktivitas seni tradisional, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) kreatif, kuliner lokal, Sungai Winongo, serta pengalaman pengembangan kampung edukatif dan wisata. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, dirumuskan konsep kampung terintegrasi yang menempatkan Kampung Bener sebagai simpul pendidikan dan budaya, serta Kampung Sidomulyo sebagai simpul ekowisata produktif. Perencanaan juga disusun secara bertahap melalui fase awal penguatan kelembagaan, fase menengah integrasi program dan ekspansi ekonomi, serta fase akhir konsolidasi dan keberlanjutan. Kegiatan ini menghasilkan dasar perencanaan yang lebih terarah, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan serta potensi lokal Kelurahan Bener.
References
Pemerintah Kota Yogyakarta, Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 23 Tahun 2018 tentang Program Gandeng Gendong Kota Yogyakarta. Indonesia, 2018.
Frasawi, “Partisipasi masyarakat dalam pengembangan kampung tematik perkotaan,” Jurnal Habitat, vol. 29, no. 2, pp. 85–94, 2018.
Pemerintah Kota Yogyakarta, “Dokumen Perencanaan Kewilayahan Terintegrasi - Kelurahan Bener, Kemantren Tegalrejo,” Yogyakarta, 2021.
Pemerintah Kota Yogyakarta, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026. Indonesia, 2025.
R. V. Gârbea, "Urban Tourism Between Content and Aspiration for Urban Development," Management & Marketing, vol. 9, no. 1, pp. 193–201, 2013.
E. Inskeep, Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold, 1991.
L. Lin, D. Xue, and Y. Yu, "Reconfiguration of Cultural Resources for Tourism in Urban Villages—A Case Study of Huangpu Ancient Village in Guangzhou," Land (Basel), vol. 11, no. 4, Apr. 2022, doi: 10.3390/land11040563.
R. Marta, I. Havifi, and I. Gusnedi, “Perancangan Branding Kampung Tematik Elo Pukek, Kelurahan Purus, Kota Padang,” Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 33–42, 2023.
J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 4th ed. California: SAGE Publications, Inc., 2014.
W. N. Dunn, Public Policy Analysis: An Integrated Approach. Oxfordshire: Routledge: Taylor & Francis Group, 2018.
N. R. Tague, The Quality Toolbox, Second Edition, 2nd ed. Welshpool: Quality Press, 2005.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Najih Fasya, Renindya Azizza Kartikakirana, Gardyas Bidari Adninda, Ni'mah Mahnunah, Saiful Alif Mufid, Anti Muni Fatul Hasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








